Bertanam Pakcoy Hidroponik

Pakcoy sering disebut juga dengan sawi sendok karena sawi ini bentuk ukuranya lebih kecil dibandingkan dengan sawi biasa seperti sawi tosakan, Dakota, sawindo dll. Masih keluarga sawi-sawian ada juga pang menyebut Pai tsai, rasanya renyah dan enak menjadikan harga sawi ini lebih mahal daripada sawi biasa. Sawi sendok banyak varietasnya beberapa diantaranya yang sudah pernah saya tanam yaitu varietas Ching Chiang keluaran dari Know You Seed dengan cirri-ciri bentuk dan warna daun lonjong dan daun berwarna hijau, berat rata-rata 110 gram, masa panen 45 hari setelah semai. Varietas lainya yang biasa saya tanam adalah adalah jenis Nauli F1 keluaran dari Panah merah untuk pemanenan 25-27 hari setelah tanam.

Pakcoy menggunakan hidroponik sistem wick atau sumbu

Pakcoy termasuk salah satu jenis tanaman yang kaya akan kandungan berbagai vitamin. Vitamin yang terkandung dalam pakcoy diantaranya adalah vitamin A, E dan K yang pastinya sangat bermanfaat sekali untuk kesehatan tubuh kita. Sebagaimana yang kita tahu vitamin A pada tubuh kita diperlukan sekali untuk kesehatan mata, adapun vitamin E untuk kesehatan kulit kita dan juga vitamin K berkhasiat untuk membantu proses pembekuan darah.

Pakcoy bisa ditanam dengan berbagai cara diantaranya adalah konvensional dan hidroponik. Pada kesempatan ini kita akan membahas penanaman pakcoy secara hidroponik. Sebelum ditanam dimedia hidroponik maka angkah awal yang harus kita lakukan adalah penyemaian, penyemaian ada sistem ini bisa menggunakan media Rockwool, Sekam bakar atau Cocopet dll, yang penting bukan menggunakan media tanah. Berikut ini adalah salah satu langkah penyemaian pakcoy dengan media rockwool:

  1. Siapkan benih pakcoy, rokwol dan nampan untuk tempat penyemaian
  2. Tanamkan biji satu benih kedalam masing-masing lubang tanam yang telah dibuat pada Rockwool
  3. Basahi rokwool lalu letakan rockwool  pada tempat semai misalkan pada nampan, tempatkan ditempat gelap atau lebih baik lagi dimasukan pada kantong kresek warna hitam, jangan lupa setiap hari dibuka dan dicek kelembabanya.
  4. Dalam waktu 2-4 hari biasanya sih akan segera muncul tunas
  5. Pindahkan segera semaian pada tempat yang terkenasinar matahari, yang baik adalah yang full sinar matahari. Jangan sampai terlambat mengeluarkan semaian pada sinar matahari karena kalo sudah terjadi etiolasi dengan cirri-ciri batang panjang, warna putih dan tidak kokoh maka kedepanya kualitas tidak akan baik
  6. Bibit pakcoy sudah siap tanam setelah penyemaian sekitar 10 hari atau sudah muncul daun sejati sekitar 3-4 helai, untuk pemindahan sebaiknya dilakukan pada sore hari dengan menyertakan mediarockwool yang melekat dan dengan hari-hati biar perakaran tidak rusak

Baca Juga : Cara semai benih menggunakan media Rockwool

Berikut adalah langkah-langkah pemindahan dan perawatan pakcoy setelah proses penyemaian

  1. Larutkan nutrisi hidroponik sesuai takaran yang ada pada kemasan biar tanaman dapat tumbuh seccara optimal.
  2. Bibit dari persemaian dipindah dengan menyertakan media tanamnya dan dilakukan pada sore hari dengan cara yang hatihati agar perakaran tidak rusak
  3. Cek lautan nutrisi pada wadah tanam, usahakan jangan sampai larutan nutrisi berkurang sehingga tanaman kekurangan suplay nutrisi

Biasanya sekitar 25-27 hari setelah tanam pakcoy sudah bisa dipenen dan bisa langsung kita olah menjadi masakan yang lezat. Itulah artikel mengenai budidaya pakcoy secara hidroponk, share artikel ini apabila bermanfaat dan tunggu artikel berikutnya ya