Hidroponik Sistem NFT

Assalamualaikum wr.wb, salam sejahtera sobat semua kali ini saya akan Menulis artikel tentang hidroponik. Pada artikel kemarin saya menulis artikel tentang budidaya secara konvensional, tapi sekarang akan kita bahas tentang hidroponik, Seperti yang kita ketahui bertanam hidroponik dengan media utama air tidak serta merta membatasi pembudidaya untuk berkreasi layaknya bertanam sayuran di lahan, bertanam hidroponik memiliki bermacam-macam sistem yang dapat dipilih oleh pembudidayanya dan diterapkan sesuai dengan kebutuhan baik kebutuhan nutrisi sayuran maupun kebutuhan pembudidaya dalam menghasilkan panen sayuran yang berkualitas. Pada artiekl sebelumnya kita sudah membahas tentang ragam sistem hidroponik yaitu sistem hidroponik statis dan hidroponik sistem Wick, kali ini kita akan mencoba membahas tentang hidroponik sistem NFT atau Nutrient Film Technique. Teknik NFT termasuk teknik yang sering dipakai  atau yang sering digunakan oleh pecinta hidroponik skala komersial, biasanya sistem NFT digunakan untuk tanaman sayuran daun misalkan selada, sawi, seledri dan sebagainya.

Baca Juga : Dapatkan aneka benih dengan harga murahseribuan tiap bungkusnya, wujudkan impian anda untuk membuat kebun yangditumbuhi aneka ragam sayuran dengan harga yang sangat ekonomis

Sistem kerja hidroponik dengan teknik NFT adalah dengan mengalirkan larutan melalui pipa atau selang ke tanaman secara terus-menerus selama 24 jam, ketika larutan mengalir riak air yang muncul akan membentuk Oksigen yang diperlukan untuk pertumbuhan tanaman sehingga tanaman  akan selalu mendapat pasokan oksigen dan nutrisi yang dibutuhkan oleh tanaman. Dikatakan sistem NFT karena aliran air yang mengalir itu sangat tipis setinggi sekitarb 2-3 mm seperti film negative foto.

sistem kerja sistem NFT

Untuk membuat aliran larutan dialirkan melalui saluran dapat berupa Talang atau pipa yang diletakkan dengan kemiringan tertentu kemiringan tanah yang dianjurkan sekitar 1,5 – 5 derajat perbedaan ketinggian Talang NFT dari ujung satu ke ujung lainnya membuat larutan nutrisi mengalir ke posisi yang lebih rendah.

Baca juga : Jual Rockwool untuk media tanam hidroponik

Kemiringan pada sistem NFT juga berfungsi untuk menjadikan larutan terserap dengan baik oleh akar dan juga tidak menimbulkan sumbatan pada media, untuk membuat hidroponik sistem NFT biasanya bahan utama yang digunakan adalah talang air seperti yang dipakai di atap rumah ataupun paralon, biasanya paralon yang digunakan berwarna putih karena kalau paralon yang berwarna hitam akan sangat menyerap panas sehingga akan mempercepat penguapan air, sistem hidroponik NFT banyak digunakan untuk sayuran daun yang mempunyai perakaran dangkal misalkan selada, sawi dan seledri.

Baca juga : Jual Pupuk Nutrisi AB Mix Hidroponik berkualitas

Tingkat konsentrasi larutan akan sangat mudah diatur dengan sistem ini, tingkat konsentrasi larutan nutrisi juga dapat disesuaikan dengan mudah sesuai dengan umur dan jenis tanaman,  bahkan secara tidak langsung penggunaan sistem hidroponik nft dapat menghemat konsumsi air dan nutrisi.

Walaupun banyak kelebihan dengan menggunakan sistem hidroponik NFT, kelemahan sudah pasti ada, kelemahan sistem NFT adalah nutrisi yang di sirkulasi ulang dapat menyebabkan kadar garam nutrisi semakin meningkat secara bertahap, untuk itu selama proses pemeliharaan tanaman lakukan pemeriksaan EC nutrisi setiap hari, selain itu biaya yang dibutuhkan untuk membuat instalasi sistem hidroponik NFT tergolong Mahal atau relatif besar khususnya untuk proses pembuatan instalasinya apalagi selama proses pemeliharaannya sistem ini juga sangat bergantung pada aliran listrik.

Baca Juga : Jual netpot untuk keperluan hidroponik 

Teknik NFT biasanya diterapkan dengan menggunakan green house ataupun tanpa greenhouse keuntungan penggunaan greenhouse adalah tanaman atau instalasi akan terbebas dari air hujan ataupun suhu yang extream dan juga hama akan lebih terkontrol dan kekurangan dari green house adalah pembuatan yang relatif lebih mahal.

Teknik NFT tanpa penggunaan Greenhouse dapat memberikan keuntungan kepada pembudidaya khususnya untuk menekan biaya produksi, sehingga pembudidaya hidroponik tidak perlu mengeluarkan biaya besar untuk membangun Greenhouse, namun pembudidaya harus siap menghadapi resiko seperti serangan penyakit karena terkontaminasi, tidak hanya itu intensitas hujan yang tinggi akan beresiko menyebabkan pH larutan berubah sehingga mengubah komposisi kandungan nutrisi lainnya.

Green house untuk skala komersial pembangunan sebuah green house untuk hidroponik perlu memperhatikan beberapa aspek seperti ukuran skala usaha dan pemilihan komoditas yang akan dibudidayakan Pilih jenis sayuran yang memiliki nilai jual tinggi seperti selada atau sayuran yang berasal dari luar negri.

Foto diatas adalah salah satu hidroponik punya temen yang saya dan seorang praktisi hidroponik Abid Aqila Tsabitqeis dan terima kasih atas segala ilmunya yang telah mengajarkan teknik hidroponik pada kami.

Itulah sobat tutorial Hidroponik NFT. share artikel ini apabila bermanfaat ya dan like fans page kami kebun rumahan untuk mendapatkan artikel yang menarik, gabung digroup facebook kami komunitas kebun rumahan untuk belajar berkebun.

Referensi : pengalaman pribadi
Buku : bertanam sayuran secara hidroponik dipekarangan, penulis untung prastio