Beranda » Artikel Blog » Menanam Sawi Sawi keriting

Menanam Sawi Sawi keriting

Diposting pada 26 April 2020 oleh Eko Waluyo | Dilihat: 381 kali | Kategori:

PENDAHULUAN

Pai-Tsai Sanfeng atau sawi keriting termasuk dalam famili Brassicaceae, berumur pendek ± 22 hari setelah tanam. Sawi sanfeng pertumbuhan kuat, warna batang putih, daun berwarna kekuningan, berat mencapai 500 gram, Sayuran ini umumnya digunakan untuk bahan sup, untuk hiasan (garnish), bisa juga dibuat jus yang menyehatkan.

Benih sawi Sanfeng

Benih yang sering kami gunakan adalah sawi sanfeng produk dari Know You Seed biasanya dijual ditoko dengan kemasan biji banyak atau kemasan yang besar dengan harga yang mahal karena dalam satu bungkus terdiri dari banyak biji 10 gram. Untuk skala rumahan tentunya kurang tepat karena yang dibutuhkan hanya sedikit. Jangan khawatir kalo anda ingin menanam untuk skala rumahan tidak perlu harus membeli kemasan yang besar saat ini telah tersedia benih sawi sanfeng kemasan ekonomis harga Rp. 1000,- harga seribuan isi sekitar 50 biji per bungkus, sangat murahkan, bisa juga memilih benih yang lain.

Baca juga : Jual Benih EkonomisHarga Seribuan

PERSYARATAN TUMBUH

Cocok ditanam di dataran tinggi maupun didataran rendah, tahan suhu panas dan dingin, cukup sinar matahari, aerasi sempurna (tidak tergenang air) dan pH tanah 5,5–6. Suhu optimal untuk pertumbuhan sawi sanfeng 20-28 0C

BUDIDAYA TANAMAN

  1. Persemaian

Kebutuhan benih per hektar bekisar 400-1000 gram. Benih disemai dalam baki plastik/kayu kemudian diberi media semai setebal ± 3 cm. Media semai yang digunakan adalah campuran pupuk kandang atau kompos halus dengan tanah berbanding 1:1. Media semai dibasahi secukupnya secara merata, kemudian benih disebar secara merata dan ditutup dengan tanah halus setebal ± 1 cm, lebih baik lagi kalo digaris agar jarak pertumbuhan teratur, biasanya jarak yang saya pakai adalah 2,5 Cm, satu lubang tanam terdiri dari satu biji. Setelah benih disebar kemudian ditutup dengan plastik hitam. Penutup dibuka untuk memastikan kelembaban terjaga, setelah benih tumbuh merata (2-3 hari setelah semai), setelah muncul kecambah segera keluarkan benih dan perkenalkan dengan sinar matahari pagi, jangan sampai terlambat karena kalau terlambat dikenalkan dengan sinar matahari bibit akan mengalami Etiolasi dengan cirri-ciri batang panjang dan warna batang putih dan kurang kokoh, apabila dipaksakan hasil tidak akan maksimal.

Semaian Sawi Sanfeng menggunakan wadah nampan plastik

Kurang lebih 7 hari setelah semai (berdaun 3-4 helai) tanaman dipindah dalam media sapih. Media sapih dapat berupa campuran tanah dan kompos dengan perbandingan 1 : 1 dan ditaruh diwadah polibag atau plastic kecil sebagai contoh adalah polibag ukuran 10 X 15 Cm. Media sapih ini digunakan sebagai adaptasi tanaman karena pada saat pindah tanam dari persemaian kemungkinan ada perakaran yang rusak, jadi kalo dipaksakan langsung ditanam di media permanen biasanya tanaman akan mati kekeringan pada saat kena terik sinar matahari karena tanaman kekurangan air dikarenakan akar belum sempurna menyerap air. Persemaian diletakkan di lahan persemaian yang diberi naungan, setelah 3 hari setelah pindak ke media sapih bibit siap diletakan di tempat yang terkena sinar matahari secara langsung. Penyapihan ini juga digunakan untuk menyeleksi bibit yang tampak bagus pertumbuhanya dan bisa dilanjutkan ke media tanam permanen. Bibit siap tanam di lapangan ± 10-15 hari setelah dimedia sapih.

Bibit pada media sapih

  1. Pengolahan Tanah dan Pemupukan

Tanah diolah dengan cangkul/bajak. Kemudian dibuat bedengan/petak berukuran 1 x 5 m. Dibuat lubang-lubang pada bedengan dan diberi pupuk kandang + pupuk buatan (pupuk kandang 0,5 kg + campuran ZA, TSP dan KCl 15 gram dengan perbandingan 1:2:1) per lubang, kemudian lubang ditutup kembali dengan tanah. Tanam per lubang 1 tanaman dengan jarak tanam 40 x 50 cm dan jarak antar bedengan 0,5 m. Pupuk lanjutan diberikan pada umur tanaman 20 hari setelah tanam di dekat tanaman dengan jarak 5 cm

Baca Juga : Jual Pupuk NPK lengkappak tani 16-16-16, hasil panen memuaskan.

Pupuk kompos bokashi adalah alternatif untuk pertanian organic. Bagi sobat yang ingin budidaya sawi sanfeng secara organic juga bisa, pupuk kimia bisa kita ganti dengan pupuk organic, cara membuatnyapun mudah, bahan dan peralatan juga tersedia disekitar kita.

Baca juga : Cara Mudah Membuat SendiriPupuk Organik Bokashi

Menanam dipolibag sebagai alternative penanaman skala perumahan dan minim lahan. Bagi kita yang mempunyai lahan minim, kita juga bisa memanfaatkan halaman rumah kita untuk berkebun tanpa merusak halaman kita. Salah satunya menggunakan polibag, keuntungan menggunakan polibag adalah kita bisa mengatur sendiri posisi tanaman jadi halaman akan tampak asri, selain itu polibag juga praktis tersedia dalam jumlah banyak dan harganya terjangkau. Untuk media yang digunakan bisa berupa campuran tanah dan kompos atau juga kompos bokashi. Bagi yang ingin mendapatkan hasil yang lebih optimal bisa juga dikasih pupuk lanjutan yang sudah lengkap misalnya pupuk NPK 16-16-16 produk pak tani

Baca Juga : Jual Polibag Dengan HargaEkonomis

  1. Penanaman dan Pemeliharaan

Penanaman bibit 1 tanaman per lubang dengan jarak tanam yang telah ditentukan. Adapun pemeliharaannya meliputi pengairan, pemupukan susulan, penyiangan, pembumbunan dan Pengendalian Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT). Sawi sanfeng memerlukan pengairan yang cukup selama pertumbuhannya, dan dilakukan penyiangan apabila banyak tumbuh gulma.

  1. Pengendalian Organisme Penggangggu Tumbuhan (OPT)

OPT utama yang menyerang tanaman sawi sanfeng adalah ulat daun kubis. Pengendaliannya dilakukan dengan cara sanitasi lahan, drainase yang baik, pemanfaatan Diadegma semiclausum sebagai parasitoid hama Plutella xlostella, penggunaan pestisida nabati, biopestisida, dan pestisida kimia bila diperlukan. Hal yang harus diperhatikan dalam penggunaan pestisida adalah tepat pemilihan jenis, dosis, volume semprot, cara aplikasi, interval dan waktu aplikasinya.

  1. Panen dan Pascapanen

Sawi sanfeng dapat dipanen pada umur ± 22 hari setelah tanam. Sayuran ini tidak tahan disimpan lama dan pengangkutan jarak jauh. Jika disimpan pada suhu 00C dan RH 95%, Sawi sanfeng mempunyai umur simpan sekitar 10 hari. Untuk mempertahankan kualitas, sawi sanfeng sebaiknya ditempatkan dalam wadah yang berlubang.

Sawi Sanfeng kutanam dimedia tanah menggunakan polibag

Itulah sobat tutorial budidaya Sawi Sanfeng. share artikel ini apabila bermanfaat  dan like Fans Page kami kebun rumahan untuk mendapatkan artikel yang menarik, gabung digroup facebook kamikomunitas kebun rumahan  dan kunjungi website kami www.kebunrumahan.com untuk belajar berkebun. Konsultasi dan pemesanan benih bisa chat lewat Telp/SMS/WA di No :085227776602

Sumber : Pengalaman pribadi

Petunjuk teknis budidaya tanaman sayuran

Wiwin Setiawati, Rini Murtiningsih, Gina Aliya Sopha dan Tri Handayani

BALAI PENELITIAN TANAMAN SAYURAN

PUSAT PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN HORTIKULTURA

BADAN PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN PERTANIAN

Bagikan

Menanam Sawi Sawi keriting | KEBUN RUMAHAN

Komentar (0)

Silahkan tulis komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan kami publikasikan. Kolom bertanda bintang (*) wajib diisi.

*

*

Anda Mungkin Suka

Alamat Toko

Kebun Rumahan
Selandaka RT 05/ RW 02, Kecamatan Sumpiuh, Kab Banyumas, Jawa Tengah

Live Chat
Online Senin-Sabtu (08:00 – 16:00) WIB Hari minggu dan tanggal merah libur

 

Reseller

Untuk reseller online yang mau mencari supplier benih murah, disinilah tempat yang cocok, harga sudah murah dan berkualitas, dan sangat lengkap, anda tidak perlu repot-repot browsing online di website lain, cukup disini saja

Tentang kebun rumahan

kebun rumahan adalah toko online yang menyediakan aneka benih dan peralatan pertanin

Chat via Whatsapp
Admin Kebun Rumahan
⚫ Online
Halo, perkenalkan saya Admin Kebun Rumahan
baru saja
Ada yang bisa saya bantu?
baru saja